Seiring berkembangnya zaman. Teknologi mesin kendaraan juga semakin maju, salah satu kemajuan mesin kendaraan adalah tingkat kerapatan antar komponen. Namun, berkat hal itu pelumas yang digunakan juga harus semakin encer.

Lalu, apakah viskositas oli mesin seperti ini berdampak baik untuk kendaraan? Pelumas yang lebih encer. Diklaim sesuai dengan komponen mesin motor dan mobil terbaru yang semakin rapat. Contohnya, mobil LCGC yang diyakini semakin baik setelah menggunakan pelumas yang encer. Performa yang didapat juga sangat baik.

Selain itu, berkat penggunaan oli yang cair. Friksi yang ada di dalam komponen bisa direduksi, hasilnya kinerja mesin akan lebih optimal dan konsumsi bahan jadi lebih irit.

Beda dengan mesin keluaran baru yang menggunakan oli kenal. Oli tidak bisa bekerja dengan maksimal karena tidak bisa masuk ke ruang yang sempit tadi dan akhirnya malah membuat komponen mesin saling bergesekan. Hal ini bisa berdampak pada performa mesin yang jadi cepat panas dan bisa mengurangi umur mesin kendaraan, lalu jangka panjangnya merusak mesin itu sendiri.

Lalu, penggunaan oli cair sendiri tergantung pada pemakaian bahan bakar. Selama kualitas BBM terjaga dengan baik maka oli juga bisa lebih awet. Termasuk penggunaan bahan bakar beroktan tinggi.

Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai atau beroktan rendah bisa berakibat pada kerusakan ECU. Selain itu, bisa juga menimbulkan kerak di ruang bakar dan akan membuat mesin mengelitik.

Nah, itulah informasi seputar manfaat oli cair yang bisa anda gunakan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.