Transisi besar saat ini telah dipastikan akan berlangsung pada tahun 2025. Dimana saat ini pabrikan ternama asl negara Inggris ini juga akan menghentikan produksin mesin berteknologi V8 yang ada F-Type sampai mesin baru Ingenium Turbocharged Inline 6 Silinder di 4 tahun ke depan. Dimana saat ini pergeseran menjadi khusus memproduksi mobil EV sendiri ialah sebuah bagain dari strategi Jaguar Reimagine. Tujuan akhir setelah tahun 2025 ini ialah industri atau bisnis otomotif murni tanpa karbon di tahun 2025.

Saat ini investasi juga telah ditanamkan dan tidak main-main. Jaguar ini sendiri berencana berinvestasi sebesar 2.5 miliar pounsterling atau nyaris di angka sebesar 50 triliun untuk rencana ini digunakan sebagai pemutakhiran teknologi EV dan platform model mereka di masa depan. Yang menarik disini ialah platform kedepannya akan dikhususkan untuk jaguar saja artinya tidak digunakan bersama dengan Land Rover. Seperti baru ini diberitakan, land Rover ini sudah mengumumkan akan menghadirkan 6 mobil EV dalam 5 tahun ke depan.

Thierry Bollore, CEO Jaguar Land Rover ini menegaskan bahwa human-centered company, pihaknya bis akan bergerak lebih cepat dengan tujuan yang jelas. Intinya tidak hanya menata ulang kemewahan modern tetapi juga mendefinikannya untuk dua merk berbeda yang menghadirkan desain unik secara emosional. Kami meciptakan karya seni tetapi semuanya dengan teknologi terdepan, kami menata ulang kemewahan modern dengan desaom baru.

Untuk merealisasikan cita-ciitanya, jaguar ini berencana akan melengkapi atau memodernisasi pabrik mereka. Dimana bukan hanya di Inggris, tetapi pabrik perakitan tersebar di beberapa negara.

Lalu akan bagaimana dengan nasib model sekarang ini, apakah Jaguar akan mempertahankan XE, XF, dan F-Type untuk tetap diproduksi dengan menggunakan motor listrik.

Hingga saat ini, mereka belum memastikan nasib model-modelnya yang sudah sangat terkenal di dunia dan memiliki para penggemar fanatiknya. Saat ini, satu produksi kendaraan EV Jaguar hanya Jaguar I-Pace yang memiliki model crossover. Dimana saat ini, jaguar sendiri telah menghentikan produksi dari salah satu sedan andalan mereka Jaguar XJ. Terakhir da;a, 4 tahun ke depan, jaguar akan benar fokus untuk persiapan mereka beralih ke produksi EV. Bagi kalian para penggemar fanatik, mungkin saat ini ialah kesempata terakhir untuk membeli Jaguar dengan mesin konvensional.