Cara Membeli Motor Agar Tidak Tertipu – Tidak semua orang di Indonesia yang mampu membeli motor baru, banyak orang yang lebih memilih motor bekas karena harganya yang lebih murah.

Kalau kamu mencari dan ingin membeli motor bekas kamu harus tahu beberapa poin penting agar tidak tertipu karena motor hasil curian.

Di Indonesia sendiri kasus pencurian kendaraan motor sangat tinggi, para komplotan curanmor sendiri banyak yang memalsukan surat-surat agar hasil dari motor curiannya bisa di jual mahal.

Nah kalau kamu mau membeli motor bekas, kamu wajib ikuti Cara Membeli Motor Bekas Agar Tidak Tertipu.

Baca Selengkapnya: Tips Membeli Mobil Bekas

Cara Membeli Motor Bekas Agar Tidak Tertipu

1. Tempat Jual Beli Motor Bekas

Langkah pertama cara membeli motor bekas adalah memilih Tempat pembelian kendaraan bermotor, biasanya ada beberapa showroom atau dealer menjual motor bekas tarikan yang gagal melunasi kredit dari motor tersebut.

Jika kamu lebih memilih membeli di Motor Bekas di Showroom, kamu harus menyiapkan dana yang lebih dalam lagi saat membeli motor tersebut.

Kalau kamu lebih ingin membeli motor secara online, Kamu harus hati-hati karena banyak penipu yang berkeliaran. Saya sendiri pengguna Facebook Market Place yang aktif, dalam System Facebook mempertemukan penjual barang-barang bekas dengan pembeli melalui sistem COD.

2. Mengecek Harga Pasaran

Kalau kamu ingin membeli motor bekas kamu sebaiknya mengecek harga motor baru dan motor bekas dari majalah, koran, maupun situs berita otomotif online. Setelah itu kamu bisa mencoba memilih tempat jual beli motor bekas.

3.. Cek Kelengkapan Surat

Sesudah mendapatkan tempat jual beli motor, kamu harus bertanya mengenai kelengkapan surat-surat dari BPKB dan STNK, serta Pajak kendaraannya sudah lewat atau belum. Setelah mengecek kelengkapan surat-surat kamu bisa lanjutkan ke langkah yang penting yaitu memeriksa nomor rangka dan mesin motor menggunakan BPKB dan STNK.

4. Periksa Nomor Rangka Dan Mesin Motor

Hal yang paling penting agar tidak tertipu saat membeli motor bekas ialah mengecek nomor rangka serta nomor mesin yang tertera dalam STNK dan BPKB.

Kamu harus pastikan kalau nomor rangka dan mesin motor adalah asli dan bukan hasil ketokan kasar.

Biasanya para penadah motor curian akan menjual motor curian dengan membuat dokumen-dokumen palsu serta merubah nomor rangka serta mesin motor dengan cara di ketok.

Cara mengecek nomor polisi sendiri sangat mudah kamu bisa mengecek melalui SMS layanan polisi seperti contoh ketik Metro (Plat Nomor) dan kirim ke nomor 1717.

5. Mengecek Kondisi Motor

Setelah merasa surat-surat motor dan nomor motor tidak ada masalah, kamu wajib mengecek kondisi motor itu sendiri.

Mulai dari mengecek mesin motor, kondisi speedo meter, sasis motor, kondisi kelistrikan, serta cek apakah ada kebocoran dalam motor tersebut.

Biasanya kalau motor yang pernah mengalami kecelakaan seperti jatuh atau tertabrak, entah itu sasis ataupun mesin bisa terpengaruh akibat kecelakaan. Kamu bisa melihat rangka maupun sasis yang bengkok atau tidak.

6. Mengetest Motor

Sesudah mengecek kondisi motor kamu bisa bertanya kepada penjualnya apakah bisa mengetest motor tersebut atau tidak, Jika motor tersebut motor yang mengunakan gigi manual kamu bisa cek perpindahan giginya. Jika perpindahan gigi motor agak keras itu menandakan kampas kopling motor akan habis.

Jika itu motor matik kamu haru coba menjalankannya, jika motor mempunyai suara mesin yang tidak halus tandanya motor memiliki kerusakan di dalam.

Setelah cocok, dengan keadaan motor tersebut kamu bisa membelinya.